Kandidat pendaftar beasiswa LPDP luar negeri perlu melampirkan dokumen resmi yang telah diterjemahkan dan dilegalisasi. Agar legalisasi dan terjemahan didapatkan sesuai aturan, peserta beasiswa harus benar-benar memahami aturannya. Salah satu tips legalisasi dan terjemahan dokumen beasiswa LPDP adalah mempercayakannya kepada Master Translate. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap simak artikel berikut ini.

Tips Legalisasi dan Terjemahan Dokumen Beasiswa LPDP

Legalisasi dan terjemahan dokumen adalah dua hal yang berbeda, namun saling melengkapi. Agar dokumen dilegalisasi sesuai aturan dan diterjemahkan dengan tepat, ada beberapa tips yang bisa diikuti yakni sebagai berikut.

  1. Pahami dokumen apa yang perlu dilegalisasi dan diterjemahkan

Langkah paling awal yang perlu dilakukan sebelum melegalisasi dokumen adalah pendaftar LPDP perlu memahami dokumen apa yang dibutuhkan. Pasalnya dalam program LPDP, kebutuhan dokumen bisa berbeda tergantung banyak hal.

Setelah Anda memahami dokumen apa yang perlu diterjemahkan dan dilegalisasi, kumpulkan semua jadi satu agar tidak tercerai-berai.

  1. Lakukan legalisasi pada dokumen asli

LPDP akan meminta peserta program beasiswanya telah mengantongo dokumen asli yang sudah legalisasi secara resmi. Sebagai contoh, legalisasi ijazah S1 dilakukan di universitas asal. Legalisasi nanti dijadikan bukti bahwa dokumen adalah asli.

  1. Scan dokumen

Sebelum proses penerjemahan, dokumen yang telah dilegalisasi sebaiknya di-scan lebih dulu. Nantinya Anda bisa memberikan hasil scan kepada penerjemah untuk diterjemahkan. Anda tidak perlu memberikan dokumen aslinya agar tidak terjadi hal buruk seperti dokumen hilang atau rusak. Pastikan hasil scan tidak blur, jelas, dan tidak terpotong.

  1. Terjemahkan ke Penerjemah Tersumpah

Dokumen resmi untuk daftar LPDP harus diterjemahkan lewat jasa penerjemah tersumpah (Sworn Translator) agar hasil translate diakui legal. Hindari menerjemahkan dokumen ke translator umum atau dengan tools AI jika ingin digunakan untuk urusan beasiswa LPDP agar hasil translate tidak ditolak.

Aturan ini sudah ditentukan secara formal sehingga perlu diikuti. Penerjemah dokumen harus tersumpah dan terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM. Selain itu hasil translate wajib mengandung cap dan pernyataan resmi (affidavit).

  1. Siapkan softcopy dan hardcopy

Setelah dokumen Anda diterjemahkan, penyedia jasa Sworn Translator biasanya akan memberikan dua jenis file berupa softcopy dan hardcopy. Anda perlu mempersiapkan keduanya agar file bisa diberikan kepada LPDP saat diminta tanpa menunggu.

  1. Pastikan urutan dokumen sesuai aturan

Biasanya LPDP mengatur format hingga urutan file yang diminta. Contoh, LPDP meminta scan Ijazah, Transkrip Nilai, dan Sertifikat dalam format PDF dan disusun sesuai urutan. Pastikan tidak ada file yang disusun dengan keliru agar verifikator LPDP menerima berkas Anda dengan baik.

  1. Serahkan ke Master Translate agar lebih mudah

Untuk mendapatkan kemudahan saat mempersiapkan legalisasi dan terjemahan dokumen beasiswa dengan tepat, Anda bisa mempercayakan kepada Master Translate. Pasalnya tim yang dimiliki telah memiliki jam terbang tinggi sehingga memahami kebutuhan pendaftar LPDP.

Layanan Legalisasi dan Terjemahan Dokumen Master Translate

Master Translate melayani jasa legalisasi dan penerjemahan tersumpah resmi dengan hasil jaminan resmi. Layanan ini diberikan kepada pendaftar program beasiswa LPDP sehingga pendaftar bisa fokus mempersiapkan diri dengan lebih matang.

Dengan adanya tips legalisasi dan terjemahan dokumen beasiswa LPDP ini membuktikan bahwa Master Translate memahami  apa saja kebutuhan yang benar-benar perlu diperhatikan. Hubungi CS kami untuk mendapatkan informasi terkait layanan Master Translate secara lengkap.

Join to newsletter.

Curabitur ac leo nunc vestibulum.

Hubungi Kami

Layanan ekpress 24 jam, garansi revisi dan gratis biaya kirim