Ada banyak alasan yang mendorong banyak pelajar atau mahasiswa Indonesia berkeinginan untuk melanjutkan kuliah di luar negeri. Mulai dari kualitas pendidikan yang lebih maju, ketertarikan untuk mendapatkan pengalaman berinteraksi dengan berbagai macam orang dengan beragam latar budaya serta bahasa, hingga peluang memperluas karier secara global.
Sayangnya, banyak pelajar yang bingung untuk memulai langkah untuk mewujudkan impian tersebut. Tak sedikit yang juga merasa takut akan biaya, penolakan dan lain sebagainya. Untuk mengatasi hal-hal ini Anda bisa menyimak informasi lengkap step by step kuliah di luar negeri yang kami rangkum berikut ini.
Step By Step Kuliah di Luar Negeri
Secara garis besar ada 10 cara kuliah di luar negeri dari langkah persiapan hingga hidup serta kuliah di sana yang dapat Anda ikuti.
1. Tentukan Jurusan, Universitas, dan Negara Tujuan Anda
Anda perlu menentukan jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat Anda. Anda bisa mengikuti psikotes atau tes minat bakat untuk membantu Anda mengenali potensi diri sebelum memilih jurusan kuliah.
Setelah memilih jurusan kuliah, Anda perlu menentukan universitas dan negara tujuan. Bandingkan universitas-universitas di beberapa negara berdasarkan biaya kuliah, biaya hidup, kualitas program, bahasa pengantar, peluang kerja setelah lulus, hingga kebijakan visa.
2. Cek Persyaratan dan Timeline Pendaftaran
Setelah itu, periksa dan perhatikan daftar persyaratan yang diminta serta timeline pendaftaran karena setiap universitas memiliki persyaratan serta timeline yang berbeda-beda. Persyaratan yang diminta umumnya mulai dari persyaratan akademik, kemampuan bahasa asing, dokumen, hingga pengalaman kerja untuk jenjang tertentu.
3. Tingkatkan Kemampuan Bahasa Asing
Banyak universitas yang mewajibkan syarat sertifikat bahasa asing minimal bahasa Inggris seperti sertifikat IELTS ataupun TOEFL dengan rata-rata skor 5.5 untuk S1, sedangkan S2 antara 6.0-7.0. Jika skor yang Anda miliki belum cukup, Anda bisa mengambill kursus untuk meningkatkan kemampuan dan mengambil kelas persiapan ujian IELTS atau TOEFL.
Baca Juga: Legalisasi Dokumen Kuliah Luar Negeri agar Dokumen Anda Diterima!
4. Mempersiapkan Dokumen
Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan dokumen yang diperlukan untuk kuliah di luar negeri seperti paspor, transkrip nilai dan ijazah, surat rekomendasi, dan bank statement. Beberapa dokumen mungkin perlu Anda terjemahkan ke jasa penerjemah tersumpah tepercaya seperti Master Translate karena banyak universitas yang mensyaratkan dokumen diterjemahkan ke bahasa Inggris atau bahasa resmi negara tujuan oleh sworn translator resmi yang terdaftar di Kemenkumham.
5. Cari Beasiswa
Ada cara agar bisa kuliah di luar negeri gratis, contohnya, dengan menggunakan beasiswa. Anda bisa mencari beasiswa fully funded yang membantu beban Anda untuk biaya kuliah serta biaya hidup di sana. Beberapa beasiswa luar negeri fully funded yang bisa Anda pilih, yakni LPDP, Chevening, AAS, KOICA, DAAD, dan masih banyak lagi.
6. Daftar Kuliah di Luar Negeri
Jika Anda sudah melengkapi semua persyaratan yang diminta, Anda bisa mendaftar kuliah di universitas pilihan Anda. Disarankan untuk mendaftar lebih dari 1 universitas supaya peluang untuk diterima lebih tinggi. Ajukan pendaftaran minimal 2-3 bulan sebelum jadwal intake karena banyak universitas membatasi jumlah mahasiswa internasional.
7. Tunggu Pengumuman Hasil Seleksi
Tunggu pengumuman hasil seleksi yang bisa memakan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan tergantung pada kebijakan masing-masing universitas. Periksa email serta website resmi universitas yang dituju secara berkala. Apabila Anda diterima ikuti instruksi yang diberikan seperti konfirmasi penerimaan hingga persiapan keberangkatan.
8. Urus Visa Pelajar
Setelah Anda mendapatkan LoA dari universitas tujuan, Anda perlu mengurus visa pelajar atau student visa sebagai dokumen resmi dari negara tujuan yang memungkinkan Anda untuk masuk, tinggal, serta menempuh pendidikan di lembaga pendidikan atau universitas yang telah disetujui.
9. Persiapan Keberangkatan
Apabila Anda kuliah dengan biaya mandiri atau beasiswa Anda tidak mencakup akomodasi, Anda perlu mencari akomodasi seperti asrama atau apartemen yang dekat dengan kampus untuk menghemat biaya pengeluaran. Anda juga perlu mencari tahu budaya negara tujuan untuk mempermudah Anda dalam beradaptasi.
10. Hidup dan Sukses Selama Kuliah di Luar Negeri
Sesampainya di negara tujuan Anda perlu mengatur keuangan dengan baik. Anda bisa melakukan kerja paruh waktu jika diizinkan untuk tambahan pemasukan. Untuk kelancaran studi, manfaatkan layanan kampus dan perluas networking.
Itulah rangkuman step by step kuliah di luar negeri. Pastikan Anda mengikuti langkah demi langkahnya dengan baik supaya tidak ada hambatan saat Anda mendaftar kuliah di luar negeri.


