Saat mempersiapkan dokumen pendaftaran beasiswa luar negeri, Anda sering kali dihadapkan pada persyaratan terjemahan dokumen. Istilah sworn translation dan certified translation sering dianggap sama, padahal keduanya memiliki banyak perbedaan baik dari segi status hukum hingga pengakuannya di pihak institusi internasional.

Apa saja perbedaan certified translation dan sworn translation untuk beasiswa? Simak penjelasan lengkapnya dalam penjelasan di bawah ini.

Perbedaan Certified Translation dan Sworn Translation untuk Beasiswa

Sebelum membahas perbedaan antara 2 jenis penerjemahan ini, mari kita bedah satu per satu mengenai apa yang dimaksud certified translation dan sworn translation itu.

Apa Itu Certified Translation?

Certified translation atau penerjemahan tersertifikasi merupakan layanan penerjemahan di mana penerjemah profesional memberikan pernyataan resmi yang menjamin keakuratan dan kelengkapan dokumen terjemahan tersebut.

Certified translation tidak memerlukan otorisasi dari pemerintah dan dapat dilakukan oleh penerjemah profesional atau agensi penerjemahan yang terpercaya. Dalam certified translation ini ada beberapa unsur penting yang wajib dilampirkan:

  1. Pernyataan tertulis yang ditandatangani mengenai kebenaran dan kelengkapan hasil terjemahan.
  2. Rincian data kontak penerjemah atau agensi penerjemahan yang bertanggung jawab atas hasil terjemahan.

Apa Itu Sworn Translation?

Selanjutnya, apa yang dimaksud dengan sworn translation atau penerjemah tersumpah? Sworn translation merupakan ahli bahasa yang telah lulus Ujian Kualifikasi Penerjemah resmi, diambil sumpahnya, dan mendapat surat keputusan atau lisensi dari instansi berwenang seperti Kementerian Hukum.

Penerjemah tersumpah diberi wewenang untuk menghasilkan terjemahan yang memiliki kekuatan hukum yang sama dengan dokumen aslinya. Dokumen terjemahan tersumpah memuat stempel, tanda tangan, dan nomor registrasi dari penerjemah.

Perbedaan Utama

Berdasarkan penjelasan di atas berikut ini beberapa perbedaan utama certified translation dan sworn translation untuk beasiswa.

  1. Kualifikasi Penerjemah

Certified translation harus memiliki kualifikasi profesional atau sertifikasi dari asosiasi profesi tertentu dan tidak memerlukan mandat dari pemerintah. Berbeda dengan penerjemah tersumpah yang tidak hanya harus lulus ujian sertifikasi, tapi juga wajib mendapatkan otorisasi dari pemerintah atau otoritas hukum.

  1. Pengakuan Hukum

Dokumen yang dihasilkan oleh penerjemah tersumpah menghasilkan dokumen yang diakui secara hukum dan mengikat. Berbeda dengan dokumen terjemahan yang dihasilkan oleh certified translator yang tidak selalu memiliki kekuatan hukum, meskipun secara profesional terjemahannya akurat.

Dokumen certified translation pun biasanya masih memerlukan otentikasi tambahan supaya bisa diterima untuk keperluan resmi tergantung pada otoritas yang berwenang.

  1. Negara yang Menggunakan

Sworn translation umumnya digunakan di negara-negara sistem hukum civil law seperti Indonesia, Belanda, Jerman, Prancis, dan Spanyol. Certified translation umumnya digunakan di negara sistem hukum common law seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia.

Dokumen terjemahan yang dihasilkan oleh penerjemah tersertifikasi biasanya dilengkapi dengan certificate of accuracy atau surat pernyataan tertulis bahwa terjemahan akurat dan lengkap, biasanya ditandatangani di atas materai atau dihadapan notaris publik.

Baca Juga: Sworn Translator: Pengertian, Tugas, dan Rekomendasinya

Mana yang Dibutuhkan untuk Beasiswa?

Untuk keperluan beasiswa tergantung negara tujuan dan aturan pemberi beasiswa. Berikut ini panduan berdasarkan aturan negara tujuan pada umumnya.

Negara Tujuan Yang Umumnya Diminta Contoh Beasiswa
AS, Inggris, Kanada, Australia, Selandia Baru Certified translation Fulbright, Chevening, Australia Awards
Jerman, Belanda, Prancis, Spanyol, Italia Sworn translation (penerjemah tersumpah) DAAD, Erasmus Mundus, beasiswa kampus Eropa
Jepang, Korea, Tiongkok Bervariasi MEXT, GKS, CSC
Beasiswa dalam negeri (LPDP, dll.) Mengikuti ketentuan panduan tahun berjalan; terjemahan tersumpah aman untuk dokumen berbahasa asing LPDP

Jika persyaratan tidak disebutkan secara detail, ada baiknya untuk menggunakan penerjemah tersumpah terdaftar di Indonesia. Terjemahannya lengkap dengan stempel, tanda tangan, dan nomor SK, sehingga umumnya diterima sebagai certified maupun sworn. Ini juga menghindari risiko dokumen ditolak mendekati deadline.

Jasa Penerjemah Dokumen Beasiswa Terbaik Ada di Master Translate

Bagi Anda yang membutuhkan jasa penerjemah dokumen beasiswa baik itu sworn translator maupun certified translator, Anda bisa langsung manfaatkan layanan penerjemahan yang ditawarkan oleh Master Translate yang telah dipercaya oleh ribuan klien untuk mengurus keperluan beasiswanya.

Master Translate juga menawarkan layanan legalisasi dokumen yang mungkin juga Anda perlukan untuk mendaftar beasiswa ke luar negeri. Untuk informasi lebih lengkapnya segera hubungi kontak di bawah ini!

Join to newsletter.

Curabitur ac leo nunc vestibulum.

Hubungi Kami

Layanan ekpress 24 jam, garansi revisi dan gratis biaya kirim